Hi! Put your welcome address here. If you have time, please check my website : http://stuckmuffin.info. See You There!
Disclaimer
Welcome to my blog. Before anything else please follow these rules : No ripping, spamming, and any type of childish acts. Respect is a must. Best-viewed with screen resolutions 1024x768. Enjoy your stay and have fun!
put your site stats here
bold,italic,underlined
Navigations

Profile Blog Links Joined Credits
I am ME
Put Your profile Here. Make it simple and not fugly okay? as long as it is catchy, its okay! :D say what you wanna say,say what you wanna say,say what you wanna say!

Doing...
Feeling : _______
Eating : _______
Doing : _______
Watching : _______
Listening to : _______

Tagboard
Shout mix or cbox? abything just decide for yourself. width="210px"for sure ;)
Daily Reads
Cynna | Cynna | Cynna | Cynna | Cynna

Rotten Things
Oktober 2012 |

Aspek Sosial Budaya Pada Persalinan

Music
Music Here!

Aspek Sosial Budaya Pada Persalinan
Written at Sabtu, 06 Oktober 2012 | back to top


Ada suatu kepercayaan yang mengatakan minum rendaman air rumput Fatimah akan merangsang mulas. Memang, rumput Fatimah bisa membuat mulas  pada ibu hamil, tapi apa kandungannya belum diteliti secara medis. Jadi, harus dikonsultasikan dulu ke dokter sebelum meminumnya. Soalnya, rumput ini hanya boleh diminum pada pembukaannya sudah mencapai 3-5 cm. Letak kepala bayi sudah masuk panggul, mulut rahim sudah lembek atau tipis, dan posisi ubun-ubun kecilnya normal. Jika letak ari-arinya di bawah atau bayinya sungsang, tak boleh minum rumput ini karena sangat bahaya. Terlebih jika pembukaanya belum ada, tapi si ibu justru dirangsang mulas pakai rumput ini, bisa-bisa janinnya malah naik ke atas dan membuat sesak nafas si ibu. Mau tak mau, akhirnya dilakukan jalan operasi.
Keluarnya lendir semacam keputihan yang agak banyak menjelang persalinan,akan membantu melicinkan saluran kelahiran hingga bayi lebih mudah keluar. Keluarnya cairan keputihan pada usia hamil tua justru tak normal,apalagi disertai gatal,bau,dan berwarna. Jika terjadi,segera konsultasikan ke dokter. Ingat,bayi akan keluar lewat saluran lahir. Jika vagina terenfeksi,bias mengakibatkan peradangan selaput mata pada bayi. Harus diketahui pula, yang membuat persalinan lancer bukan keputihan,melainkan air ketuban. Itulah mengapa ,bila air ketuban pecah  duluan,persalinan jadi seret.

Minum minyak kelapa memudahkan persalinan. Minyak kelapa,memang konotasinya bikin lancer dan licin.namun dalam dunia kedokteran,minyak tak ada gunanya sama sekali dalam melancarkan keluarnya sang janin. Mungkin secara psikologis,ibu hamil meyakini,dengan minum dua sendok minyak kelapa dapat memperlancar persalinannya.

Minum madu dan telur dapat menambah tenaga untuk persalinan madu tidak boleh sembarangan dikonsumsi ibu hamil. Jika BB-nya cukup,sebaiknya jangan minum madu karena  bias mengakibatkan overweight.bukankah madu termasuk karbonhidrat yang paling,tinggi kalorinya. Jadi,madu boleh diminum hanya jika BB-nya kurang. Begitu BB naik dari batas yang di tentukan,sebaiknya segera dihentikan.akan halnya telur tak masalah,karena mengandung protein yang juga menambah kalori.

Makan duren,tape,dan nanas bisa membahayakan persalinan.ini benar karena bisa mengakibatkan pendarahan atau keguguran. Duren mengandung alkohol,jadi panas ke tubuh.begitu juga tape. Untuk masakkan yang menggunakan arak ,sebaiknya dihindari. Buah nanas juga,karena bisa mengakibatkan  keguguran.

Makan daun kemangi membuat ari-ari lengket,hingga mempersulit persalinan.yang membuat lengket ari-ari bukan daun kemangi,melainkan ibu yang pernah mengalami dua kali kuret atau punya banyak anak,missal empat anak. Ari-ari lengket bisa berakibat fatal karena kandungan harus diangkat. Ibu yang pernah mengalami kuret sebaiknya melakukan persalinan di RS besar.hingga,bila terjadi sesuatu dapat ditangani segera.

Sebenarnya,kelancaran persalinan sangat tergantung faktor mental dan fisik si ibu. Faktor  fisik berkaitan dengan bentuk panggul yang normal dan seimbang dengan besar bayi. Sedangkan faktor mental berhubungan dengan psikologis ibu,terutama kesiapannya dalam melahirkan. Bila ia takut dan cemas,bisa saja persalinannya jadi tidak lancar hingga harus dioprasi. Ibu dengan mental yang siap bisa mengurangi rasa sakit yang terjadi selama persalinan, faktor lain yang juga harus diperhatikan: riwayat kesehatan ibu,apakah pernah menderita diabetes,hipertensi atau sakit lainnya; gizi ibu selama hamil,apakah mencukupi atau tidak; dan lingkungan sekitar, apakah men-support atau tidak karena ada kaitannya dengan emosi ibu. Ibu hamil tak boleh cemas karena akan berpengaruh pada bayinya. Bahkan,berdasarkan penelitian,ibu yang cemas saat hamil bisa melahirkan anak hiperaktif,sulit konsentrasi dalam belajar,kemampuan komunikasi yang kurang,dan tidak bisa kerja sama.

Di Indonesia, masih banyak ibu-ibu yang menganggap kehamilan sebagai hal yang biasa, alamiah dan kodrati. Mereka merasa tidak perlu memeriksa dirinya secara rutin ke bidan ataupun dokter. Masih banyaknya ibu-ibu yang kurang menyadari pentingnya pemeriksaan kehamilan menyebabkan tidak terdeteksinya faktor-faktor resiko tinggi yang mungkin dialami oleh mereka. Resiko ini baru diketahui pada saat persalinan yang sering kali karena kasusnya sudah terlambat dapat membawa akibat fatalyaitu kematian. Hal ini kemungkinan disebabkan oleh rendahnya tingkat pendidikan dan kurangnya informasi.

Selain dari kurangnya pengetahuan akan pentingnyaperawatan kehamilan, permasalahan-permasalahan pada kehamilan danpersalinan dipengaruhi juga oleh faktor nikah pada usia muda yang masihbanyak dijumpai di daerah pedesaan. Disamping itu, dengan masih adanyapreferensi terhadap jenis kelamin anak khususnya pada beberapa suku, yangmenyebabkan istri mengalami kehamilan yang berturut-turut dalam jangkawaktu yang relatif pendek, menyebabkan ibu mempunyai resiko tinggi padasaat melahirkan.Secara medis penyebab klasik kematian ibu akibat melahirkan adalahperdarahan, infeksi dan eklamsia (keracunan kehamilan). Kondisi-kondisitersebut bila tidak ditangani secara tepat dan profesional dapat berakibatfatal bagi ibu dalam proses persalinan. Namun, kefatalan ini sering terjaditidak hanya karena penanganan yang kurang baik tepat tetapi juga karena adafaktor keterlambatan pengambilan keputusan dalam keluarga. Terutama didaerah pedesaan, keputusan terhadap perawatan medis apa yang akan dipilihharus dengan persetujuan kerabat yang lebih tua; atau keputusan berada ditangan suami yang seringkali menjadi panik melihat keadaan krisis yang terjadi.

Kepanikan dan ketidaktahuan akan gejala-gejala tertentu saatpersalinan dapat menghambat tindakan yang seharusnya dilakukan dengancepat.Tidak jarang pula nasehat-nasehat yang diberikan oleh teman atautetangga mempengaruhi keputusan yang diambil. Keadaan ini seringkali puladiperberat oleh faktor geografis, dimana jarak rumah si ibu dengan tempatpelayanan kesehatan cukup jauh, tidak tersedianya transportasi, atau olehfaktor kendala ekonomi dimana ada anggapan bahwa membawa si ibu ke rumah sakit akan membawa biaya yang mahal.

Selain dari faktor keterlambatandalam pengambilan keputusan, faktor geografis dan kendala ekonomi,keterlambatan mencari pertolongan disebabkan juga oleh adanya suatukeyakinan dan sikap pasrah dari masyarakat bahwa segala sesuatu yangterjadi merupakan takdir yang tak dapat dihindarkan.Pada masa persalinan terdapat pantangan-pantangan atau anjuran yangmasih diberlakukan. Pantangan ataupun anjuraan yang ada misalnya :

1. Pantangan bagi ibu hamil ketika mandi menggunakan kain yang di ikatkebahu dan melilitkan handuk di leher karena dipercaya tali pusat akanmelilit leher bayi. (Kalimantan)
Penjelasan :Ini jelas mengada-ada karena tak ada kaitannya antara handuk di leherdengan bayi yang berada di rahim. Penjelasan secara medis,hiperaktivitas gerak bayi diduga dapat menyebabkan lilitan tali pusatkarena ibunya terlalu aktif. Jadi, tak heran jika ada anjuran agar ibuhamil sudah mengambil cuti sebulan menjelang persalinan. Diharapakanibu tidak terlalu lelah, agar hal-hal yang tak diharapakan tak terjadi menjelang  persalinan.